SABAR ialah menahan diri dari bentuk yang dilarang oleh Allah swt. dan selalu menegakkan jalan Allah swt.
Firman Allah I:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ"Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung." (QS. Ali Imran :200)
Sabar ikhtiyari (yang bisa diusahakan), para ulama memberikan definisi yang bervariasi, di antaranya adalah:
Ath-Thabari rahimahullah berkata, 'Sabar: yaitu menahan jiwa terhadap yang disukainya dan mengekangnya dari hawa nafsunya.'[i]
Ibrahim al-Khawwash rahimahullah berkata, 'Sabar: yaitu berpegang teguh di atas al-Qur`an dan as-Sunnah.'[ii]
Ibnul Jauzi mengatakan bahwa sabar adalah menahan jiwa dari apapun yang disukainya dan menekannya dengan melakukan yang tidak disukainya di dunia, yang jika ia melakukannya atau meninggalkannya niscaya ia merasakan akibat buruknya di akhirat.[iii]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Berikan komentar yang baik dan membangun